GAZA – Kementerian Pertahanan Israel mengumumkan jika mereka telah menyelesaikan pembangunan tembok beton di sekitar Jalur Gaza yang diblokade.
Dalam laporannya, Kementerian mengatakan tembok sepanjang 65 kilometer, setinggi 6 meter memiliki penghalang bawah tanah dengan sensor, penghalang laut yang mencakup sarana untuk mendeteksi intrusi di laut dan sistem senjata yang dikendalikan.
Penghalang juga dilengkapi dengan satu set radar dan kamera, serta ruang komando dan kontrol.
Dilansir Anadolu Agency, Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz mengatakan penghalang itu mencegah Hamas dari “salah satu kemampuan mereka dan menempatkan tembok besi di antara wilayah itu dan penduduk selatan.”
Israel saat ini sedang menyelesaikan tembok lain di Tepi Barat yang dibangunnya pada 2002.
Israel berdalih “alasan keamanan” untuk membangun penghalang, tetapi Palestina dan PBB mengatakan bahwa pembangunannya bertujuan “untuk mencaplok tanah Palestina ke wilayah Israel.”




