PADANG – Pasca gempa 6,5 SR yang terjadi di Pesisir Selatan, Sumatera Barat, pada Kamis (2/6/2016), Gunung Kerinci terlihat menyemburkan asap hitam tebal ke udara.
“Sejak pagi tadi Gunung Kerinci terus menyemburkan asap hitam dan hingga siang terlihat semakin tebal, sedangkan sebelum gempa asapnya tidak pernah sehitam saat ini,” kata seorang warga Sangir, Indra (38) di Padang Aro, Jumat (03/06/2016).
Seperti diberitakan Antara, terakhir asap Gunung Kerinci hanya berwarna putih atau kecoklatan tetapi hari ini hitam pekat.
Indra mengaku khawatir dengan keadaan ini, “Kita khawatir juga melihat asap yang cukup pekat ini tetapi beruntung arahnya tidak ke Solok Selatan,” katanya.
Sementara itu warga lainnya, Hendra (41) mengatakan asap Gunung Kerinci mungkin saja karena gempa pada Kamis. “Biasanya kan tidak sehitam ini tetapi setelah gempa kemarin asap Gunung Kerinci menjadi hitam tebal,” katanya.
Ia berharap pemerintah atau instansi terkait dapat memberikan informasi jika ada peningkatan aktivitas Gunung Kerinci supaya masyarakat juga bisa waspada.
Hari ini Gunung Kerinci terlihat jelas dari Solok Selatan, Sumatera Barat, dan hingga siang masih terlihat semburan asap hitam dari puncak gunung.
Sementara itu Sekretaris Badan Penanggulagan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan Sumardianto mengatakan belum ada laporan mengenai hal terkait dengan gempa yang berlokasi pada 2.29 Lintang Selatan (LS), 100.46 Bujur Timur (BT) pada kedalaman 72 kilometer itu.
“Belum ada laporan kerusakan dan masyarakat kini sudah beraktivitas seperti biasa,” katanya.




