Tujuh pemimpin negara tewas dalam kecelakaan pesawat udara

Presiden Iran Ebrahim Raisi yang tewas dalam kecelakaan helikopter di Iran barat laut, Senin (20/5)

PESAWAT udara sebagai wahana angkutan manusia mau pun kargo dikenal paling aman dibandingkan moda transportasi darat dan laut, namun sejak 1986 paling tidak tercatat tujuh presieden atau wakil presiden tewas dalam kecelakaan penerbangan dengan berbagai peyebab.

Yang teranyar, Presiden Iran Ebrahim Raisi dan Menlu negara itu Hossein Amir Abdollahian serta tujuh penumpang lainnya tewas dalam kecelakaan jatuhnya helikopter Bell-212 buatan AS di kawasan hutan di Azerbaijan Timur, Senin (20/5).

Saat itu, presiden dan rombongan dalam penerbangan kembali ke Tehran dalam kondisi cuaca buruk diiringi badai salju sepulangnya dari peresmian pembangunan bendungan di dekat perbatasan dengan tetangganya, Azerbaijan.

Berdasarkan konstitusi Iran, Wakil Presiden pertama (ada 12 wapres) Mohammed Mokhber menggantikannya sebagai presiden adinterim sebelum pemilihan presiden baru digelar 50 hari setelah kematian Presiden Raisi.

Pesawat kehilangan kontak sejak Minggu dan baru diketahui posisi dan kondisi presiden serta penumpang lain sehari kemudian. Diduga, terjadi kerusakan mesin pada helikopter lawas buatan AS tahun 1969 itu walau muncul spekulasi adanya keterlibatan Israel.

Hubungan kedua seteru bebuyutan di Timur Tengah itu, Iran dan Israel dalam keadaan tegang setelah Iran melancarkan serangan ratusan drone da rudal ke wilayah April lalu sebagai balasan atas kematian dua jenderalnya yang terbunuh akibat serangan udara Israel.

Sebelumnya, mantan Presiden Chili Sebastian Pineira juga meninggal karena kecelakaan helikopter di kawasan Lago Ranco, lokasi liburan berjarak 920 kilometer (570 mil) selatan ibu kota Santiago pada 67 Feb. 2022.

Sementara Presiden Polandia Lech Kaczynski kehilangan nyawa  bersama 96 penumpang lainnya terdiri dari pejabat militer dan sipil senior jatuh bersama pesawat Tupolev 154 pada 10 April 2010.

Pesawat nahas itu diduga mencoba mendarat dalam kabut tebal di bandara dekat Smolensk di Rusia barat di bawah cuaca buruk serta akibat kesalahan pilot Polandia dan pengontrol lalu lintas udara Rusia.

Sedangkan Pemimpin mantan pemimpin pemberontak separatis yang kemudian menjadi Wakil Presiden Sudan Selatan John Garang setelah pembentukan negara itu, meninggal dalam kecelakaan helikopter di wilayah Sudan dalam penerbangan kembali dari Uganda pada 30 juli 2005

Presiden Makedonia Boris Trajkovski Boris Trajkovski tewas bersama delapan orang lainnya ketika pesawatnya jatuh saat hendak mendarat di tengah kabut tebal di kota Mostar, Bosnia selatan, 26 Feb. 2004.

Presiden Juvenal Habyarimana dari Rwanda dan Presiden Cyprien Ntaryamira dari Burundi tewas Ketika  sebuah pesawat Falcon 50 yang mengangkut keduanya ditembak jatuh dengan rudal di atas Kigali pada 6 April 1994.

Peristiwa itu dianggap sebagai pemicu genosida pembataian etnis Tutsi oleh suku Hutu yang menurut lapora PBB menewaskan sedikitnya 800.000 orang.

Sedangkan Presiden Pakistan Zia ul-Haq termasuk di antara korban kecelakaan pesawat di dekat Bahawalpur, di timur negara Pakistan pada 17 Agustus 1988, sementara Presiden pertama Mozambik Samora Machel meninggal ketika pesawat Tupolev 134 yang dnaikinya jatuh di timur laut Afrika Selatan 19 Oktober 1986.

Sepandai-pandainya tupai, sesekali jatuh juga, ugkap pepatah lawas, dan sehebat-hebatnya teknologi, orang beragama meyakini, tidak ada yang sempurna di dunia ini. (AFP/ns)

 

 

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here