MAJALENGKA – Dalam rangka Menyambut Bulan Muharram 1446 Hijriah, LKC Dompet Dhuafa bersama Majelis Taklim XL Axiata dan Dinas Sosial Kabupaten Majalengka menggelar khitan massal, pada Sabtu (06/06/2024) di Gor Galuh Pakuan, Majalengka.
Sebanyak 50 anak yatim dan dhuafa mengikuti khitan massal ini. Selain mendapatkan fasilitas khitan gratis, para penerima manfaat juga mendapatkan paket alat sekolah, sertifikat, obat-obatan, dan juga santunan.
“Alhamdulillah, dalam penyaluran dana zakat ini untuk semarak bulan Muharram melalui penyelenggaraan khitanan massal. Acara berjalan dengan lancar dan saya sangat senang dalam kerjasama ini bersama Dompet Dhuafa. Antusias warga tetap semangat walaupun pada pagi hari wilayah sekitar Majalengka ini diguyur hujan. Tidak disangka, di lokasi, masyarakat tetap ramai dan tentunya saya berterimakasih kepada Dompet Dhuafa yang sudah ikut berkolaborasi sampai bisa bekerjasama dengan Dinas Sosial di Kab. Majalengka ini,” ucap Direktur Finance and Solution Majelis Taklim XL Axiara, Cartesius Nugroho.
Antusias masyarakat dalam khitanan massal ini terlihat sangat ramai. Satu anak saja bisa diantar oleh satu keluarga besar, dan ternyata memang sudah menjadi tradisi bagi masyarakat setempat, yaitu satu keluarga menemani si anak yang akan dikhitan.
Antusias ini juga lah yang menjadi energi bagi LKC Dompet Dhuafa dalam melaksanakan proses khitan.
“Masya Allah, luar biasa. Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Majalengka sangat berterimakasih atas kolaborasi ini. Jika kami tidak batasi, luar biasa pasti akan membludak. Mudah-mudahan ke depannya bisa tetap terlaksana dan jauh lebih banyak membantu masyarakat. Kami saat ini juga sedang on fire untuk bagaimana kami bisa memberikan pelayanan bagi masyarakat miskin dan dhuafa,” ucap Ketua Kepala Dinas Sosial Kab. Majalengka, Iwan Dirwan.
Fadly yang sehari-harinya bekerja sebagai penjual sayur ketupat, merelakan hari itu menutup dagangannya demi sang anak. Fadly beserta Gaida dan sang istri, Wulan Nuryani, bahkan rela menempuh perjalanan hingga 30 menit dari kediamannya menuju lokasi pelaksanaan khitan.
“Saya bahagia, anak saya sudah disunat. Alhamdulillah, ada rezekinya untuk masyarakat yang sekiranya tidak mampu. Semoga acara ini tetap terselenggara, untuk masyarakat yang kurang mampu,” ucap Wulan.





