9 Persiapan Menyambut Bulan Ramadan bersama Keluarga

Bulan Ramadan (Foto: Ist)

JAKARTA – Persiapan menyambut bulan Ramadan bersama keluarga penting untuk diketahui umat Islam. Apalagi saat ini sudah memasuki bulan Rajab pada 1446 Hijriah.

Artinya kurang dua bulan lagi bulan Ramadan akan datang. Bulan suci ini menjadi dambaan keluarga Muslim untuk meningkatkan iman dan takwa. Seluruh kehidupan akan penuh keberkahan dan rahmat Allah.

Ramadan adalah momen yang sangat tepat untuk mewujudkan keluarga saleh. Yang sudah saleh bisa lebih saleh. Bagi yang belum, bisa mewujudkannya melalui keberkahan Ramadan. Dalam Surat At-Tahrim ayat 6 sudah dijelakan perintah untuk menjaga keluarga dari api neraka.

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ قُوٓا۟ أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا ٱلنَّاسُ وَٱلْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَٰٓئِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُونَ ٱللَّهَ مَآ أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ.

Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.

Berikut ini 9 Persiapan Menyambut Bulan Ramadan bersama Keluarga:

1. Seluruh anggota keluarga berupaya kuat agar saling menjaga diri dari api neraka.

2. Buatlah kesepakatan kepada seluruh anggota keluarga agar semuanya bangun minimal 1 jam sebelum subuh. Dirikan salat tahajud minimal 4 rakaat dan setelah itu membaca Al-Qur’an hingga menjelang setengah jam sebelum subuh.

3. Santap sahur setengah jam sebelum subuh.

4. Kepala keluarga dan seluruh putranya yang laki-laki salat subuh berjamaah di masjid.

5. Pulang salat berjamaah dari masjid, seluruh anggota keluarga membaca Al-Qur’an minimal satu juz.

6. Rumah harus diramaikan dengan suara bacaan Al-Qur’an. Waktunya tinggal diatur saja dan hindari penggunaan HP atau televisi kecuali bersifat penting dan memaksa. Seluruh anggota keluarga wajib khatam Al-Qur’an minimal satu kali di bulan Ramadan.

7. Wajib sedekah harian sesuai kemampuan. Misalnya setiap hari harus sedekah takjil 5 bungkus kepada pedagang keliling di sore hari menjelang berbuka puasa seperti pedagang roti keliling, siomay keliling atau yang lainnya. Ingat, sedekah takjil boleh kepada siapa saja, terlebih kepada orang yang sekiranya sangat membutuhkan.

8. Mengusahakan agar istikamah salat tarawih berjamaah. Jika tidak sempat berjamaah di masjid karena alasan tertentu, maka bisa dilaksanakan sendirian, yang penting jangan sampai ada yang bolong tarawihnya.

9. Semua anggota sepakat tidur paling malam pukul 21.30 WIB, kecuali jika ada alasan yang memaksa.

Sumber: Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here