Dompet Dhuafa Hadirkan Inovasi dan Edukasi dalam Peringatan Hari Kemanusiaan Sedunia

JAKARTA, KBKNews.id – Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) turut ambil bagian dalam peringatan Hari Kemanusiaan Sedunia 2025 yang digelar di Gedung Pos Bloc, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Jumat (22/8/2025).

Mengusung tema “Melindungi yang Rentan, Membangun yang Tangguh”, acara ini menghadirkan kolaborasi berbagai lembaga kemanusiaan dari kementerian, organisasi nasional maupun internasional.

Forum tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman dari berbagai aksi kemanusiaan sekaligus mempererat kerja sama untuk mewujudkan gerakan kemanusiaan yang lebih inklusif.

Deputi Direktur II Program Sosial, Kemanusiaan, dan Dakwah Dompet Dhuafa, Siti Rusmiyati, yang hadir sebagai narasumber talkshow bertajuk “Peran Lembaga Filantropi dan Keagamaan dalam Aksi Kemanusiaan”, menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci dalam setiap aksi kemanusiaan.

“Dalam nilai kemanusiaan itu tidak mengenal identitas, baik itu agama, suku, ras, dan lain sebagainya. Dan, dalam pelaksanaan aksi kemanusiaan itu, tentunya akan berbeda jika kita bisa bergandengan, berkolaborasi dengan lembaga-lembaga lain, sehingga aksi kemanusiaan itu bisa dilaksanakan secara inklusif dan bisa menjangkau kebermanfaatan yang jauh lebih luas,” ujar Rusmiyati.

Senada, Deputi Bidang Pencegahan BNPB, Prasinta Dewi, menekankan peran penting perempuan dalam kebencanaan. Menurutnya, kedekatan perempuan dengan keluarga membuat mereka mampu menggerakkan, memotivasi, dan menumbuhkan kesadaran masyarakat terkait penanggulangan bencana.

“Perempuan mampu menggerakkan keluarga. Perempuan juga bisa menjadi sosok motivator di masyarakat untuk mensosialisasikan, membina kesadaran tentang penanggulangan bencana,” ujarnya.

Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) turut ambil bagian dalam peringatan Hari Kemanusiaan Sedunia 2025 yang digelar di Gedung Pos Bloc, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Jumat (22/8/2025). (Foto: DMC DD)

Tidak hanya melalui diskusi, DMC Dompet Dhuafa juga memeriahkan acara dengan pementasan seni serta menghadirkan booth informasi.

Ahmad Lukman, Kepala Bagian Mitigasi dan Diklat Bencana DMC, menjelaskan bahwa booth tersebut ditujukan untuk menunjukkan komitmen DMC dalam penanganan bencana, mulai dari pra, saat, hingga pascabencana.

“Dengan booth ini, kami ingin menyampaikan ke masyarakat bahwa DMC memiliki berbagai macam aksi kemanusiaan. Terutama dalam hal kebencanaan, di situ kami berkomitmen dalam penanganannya yang dimulai dari pra, saat, hingga pascabencana, kita gambarkan di situ. Sehingga, masyarakat juga bisa turut serta dan berkolaborasi dalam kegiatan aksi kemanusiaan kami,” tuturnya.

Acara juga menampilkan kolaborasi DMC bersama Lembaga Daya Dharma Keuskupan Agung Jakarta serta penampilan musik daur ulang (Trash Music/Trashic) dari anak-anak Lembaga Pengembangan Insani (LPI) Dompet Dhuafa.

Pesan yang ingin ditegaskan melalui acara ini adalah bahwa mewujudkan aksi kemanusiaan yang aman, adil, dan inklusif merupakan tanggung jawab bersama. Karenanya, kolaborasi lintas pihak sangat penting untuk memperkuat aksi kemanusiaan demi kebaikan bumi yang kita tinggali bersama.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here