Dompet Dhuafa Hidupkan 1.000 Mimpi Anak Lewat Indonesia Dream Festival 2026

JAKARTA, KBKNEWS.id — Dompet Dhuafa menghadirkan Indonesia Dream Festival 2026 sebagai ruang bagi anak-anak yatim dan dhuafa untuk berani bermimpi, mengenali potensi diri, sekaligus mendapatkan pengalaman edukatif yang menyenangkan.

Digelar di Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan, pada Ahad (26/7/2026), festival bertema “1000 Dreams, One Festival” ini diikuti 100 anak yatim dan dhuafa. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program BesTeam (Bestian Sama Yatim) Dompet Dhuafa dan digelar bertepatan dengan momentum Hari Anak Nasional.

Salah satu cerita mengharukan datang dari Elfano (8), siswa kelas 2 SD asal Semarang yang tampil sebagai finalis lomba menyanyi di Talent Zone. Ia membawakan lagu Cinta untuk Mama dengan penuh penghayatan.

Bagi Elfano, lagu tersebut menjadi persembahan cinta untuk ibunya, Hani, yang membesarkannya bersama sang nenek setelah ayahnya meninggal ketika Elfano berusia empat tahun. Berkat bakat dan kerja kerasnya, Elfano berhasil meraih Juara 2 Indonesia Dream Festival 2026.

Cerita lainnya datang dari Rifki (10), anak yatim asal Pondok Aren, Tangerang Selatan. Rifki dibesarkan oleh neneknya yang sehari-hari berjualan nasi uduk. Di festival tersebut, ia memperoleh pemeriksaan kesehatan mata gratis beserta kacamata melalui Care Zone yang merupakan hasil kolaborasi RS Mata Achmad Wardi dan Bank Jago Syariah.

Rifki mengaku kerap mengalami pandangan buram ketika membaca. Setelah mendapatkan kacamata, ia berharap dapat membaca dengan lebih jelas. Ia juga menunjukkan ketertarikannya pada Dream Zone, area yang memperkenalkan berbagai profesi dan peluang masa depan.

Indonesia Dream Festival 2026 menghadirkan lima zona utama yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar sekaligus bermain bagi anak-anak. Talent Zone menjadi panggung apresiasi bakat, sedangkan Bestian Kindness Zone mengajarkan empati dan kepedulian sosial.

Sementara itu, Dream Zone menjadi ruang eksplorasi profesi dan potensi masa depan. Play Zone menghadirkan permainan tradisional untuk melatih kerja sama serta kecintaan terhadap budaya, sedangkan Care Zone menyediakan layanan kesehatan mata dan pemeriksaan tumbuh kembang anak.

Wakil Ketua Dewan Pengurus Dompet Dhuafa, Herdiansyah, mengatakan festival tersebut menjadi bagian dari upaya untuk menghilangkan berbagai hambatan yang dapat membuat anak-anak yatim kehilangan keberanian dalam mengejar cita-cita.

“Ada 1 dari 9 anak yang menghadapi berbagai tantangan untuk menunjukkan prestasinya. Hari ini, Dompet Dhuafa bersama mitra kebaikan berupaya mendorong adik-adik untuk kembali berprestasi, mewujudkan harapan, serta menghidupkan kembali mimpi-mimpi mereka,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut didukung sejumlah mitra, di antaranya Bank Jago Syariah, RS Mata Achmad Wardi, dan Gramedia. Gramedia juga memberikan paket school kit sebagai dukungan terhadap kebutuhan pendidikan anak-anak penerima manfaat.

Dalam kesempatan yang sama, Dompet Dhuafa memberikan BesTeam Award kepada lima sosok dan lembaga yang dinilai konsisten mendukung tumbuh kembang anak yatim di Indonesia. Penghargaan diberikan kepada Warung Yatim (Iyan Budi Nugroho), Yayasan Rumah Anak Surga, Bank Jago Syariah, Gramedia, serta Irawan selaku Koordinator Program Yatim Dompet Dhuafa.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan talkshow bertajuk “Bekal Hebat untuk Meraih Mimpi” dan penampilan penyanyi cilik Quinn Salman. Suasana penuh keceriaan pun menyelimuti festival hingga akhir acara.

Melalui Indonesia Dream Festival 2026, Dompet Dhuafa ingin menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah akhir dari perjalanan anak-anak dalam mengejar cita-cita. Dukungan keluarga, lingkungan, dan masyarakat diharapkan dapat terus menjadi bekal agar mimpi anak-anak yatim dan dhuafa tetap hidup dan berkembang.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here