Dompet Dhuafa Bekali Relawan Sumbar Hadapi Situasi Darurat Bencana

JAKARTA, KBKNEWS.id — Menjadi relawan bencana bukan hanya soal keberanian turun ke lapangan, karena  pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan mengambil keputusan dalam situasi darurat juga menjadi bekal penting agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran.

Hal inilah yang menjadi fokus Capacity Building Relawan Kebencanaan yang digelar Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa di Pantai Ujung Batu, Kota Padang, Sumatra Barat, Selasa (18/8/2026).

Sebanyak 40 relawan dari Forum Zakat (FoZ) dan sejumlah komunitas di Sumatra Barat mengikuti pelatihan tersebut. Mereka mendapat pembekalan mengenai pengetahuan dasar kebencanaan, kesiapsiagaan, peran relawan, hingga strategi mengurangi risiko bencana.

Tidak hanya teori, peserta juga diajak mempraktikkan pertolongan pertama pada kondisi kegawatdaruratan, termasuk teknik pernapasan darurat dan resusitasi jantung paru (RJP).

Staf Tim Mitigasi dan Diklat Bencana DMC Dompet Dhuafa, Mochamad Syaiban, mengatakan pelatihan tersebut sekaligus menjadi upaya membangun kolaborasi antarrelawan serta menumbuhkan budaya kesiapsiagaan di tengah masyarakat.

“Kerelawanan ini agar para relawan mengetahui apa fungsi relawan di tempat bencana,” ujar Syaiban.

PIC Kebencanaan Dompet Dhuafa Singgalang, Amrullah, berharap pelatihan tersebut melahirkan relawan yang lebih terampil dan siap diterjunkan ketika bencana terjadi, baik di Sumatra Barat maupun wilayah lainnya.

Pelatihan ini menjadi semakin relevan di tengah berbagai bencana yang melanda Indonesia. Selain karhutla di sejumlah wilayah, gempa M7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 15 Agustus 2026 juga menimbulkan korban jiwa dan kerusakan besar.

Melalui penguatan kapasitas relawan, Dompet Dhuafa mendorong masyarakat tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk saling menyelamatkan ketika bencana datang.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here