Potensi Sumbangan Filantropi untuk Riset Rp 1.025 Triliun per Tahun

foto ilustrasi

JAKARTA, KBK – Di tengah keterbatasan pendanaan pemerintah untuk kegiatan riset, muncul pontensi sumber pendanaan alternatif dari kegiatan filantropi sebesar Rp 1.025 triliun per tahun.

Jumlah tersebut berdasarkan studi diagnostik yang dilakukan PIRAC yang dipaparkan dalam seminar bertajuk Philanthropy Learing Forum ke-10 Kamis (25/08/16) di Jakarta.
Nurhikmah peneliti PIRAC dalam persentasinya mengatakan bahwa dengan potensi dana yang sedemikian besar tentu dapat menyokong penelitian khususnya penelitian dibidang sosial.

“Saat ini pemerintah baru fokus melakukan riset dibidang sains belum melakukan riset dibidang sosial,” ujar Nurhikmah, Kamis (25/08/16) di Jakarta.

Studi ini mencatat bahwa sumbangan dari 128 lembaga filantropi terhadap riset yang sudah dibelanjakan mencapai Rp 25,488 miliar per tahun, sementara potensi sumbangan filantropi mencapai Rp 1,025 triliun per tahun.

Namun dengan potensi yang ada, lembaga filantropi dapat melakukan riset sosial dan ekonomi dengan porsi yang lebih besar (26%), sains dan teknologi (18%), berkaitan dengan kepentingan lembaga filantropi (16%) dan sisanya berkaitan dengan isu spesifik seperti kemanusiaan, budaya, lingkungan, kesehatan dan gizi.

“Namun isu yang akan menjadi obyek riset masih cenderung mengikuti agenda riset dari pemberi dana atau dukungan,” kata Nurhikmah.

Studi ini juga mengungkapkan bahwa dukungan lembaga filantropi terhadap riset tidak hanya berupa dana, namun juga in kind seperti laboratorium, tenaga ahli dan lain sebagainya.

Advertisement