DEPOK – Warga di Kecamatan Sukmajaya Depok, Jawa Barat juga kini harus waspada jika hujan turun, karena akibat hujan deras yang turun pada Rabu (7/9/2016) kemarin membuat tebing pembatas setinggi 2 meter di Perumahan Mutiara, Kecamatan Sukmajaya mengalami longsor.
Hingga Kamis (8/9/2016) siang, warga bahu membahu membersihkan longsoran dibantu personel TNI. Longsor tersebut tak ayal membuat warga perumahan panik. Terlebih saat tebing yang berada di sekitar Blok GF perumahan tersebut perlahan berjatuhan akibat tak kuat menahan debit air.
“Longsor mulai terjadi pukul 7 malam. Secara mendadak terdengar suara yang mirip dengan petir. Ternyata bukan. Saya lihat dari kaca dapur pakai senter, nggak tahunya tebing yang tingginya 2 meter hancur,” kata warga bernama Zass Siagian, Kamis (8/9/2016).
Khawatir tebing tinggi menimpa rumahnya, ia pun mengungsi dan segera mematikan listrik. “Saya takut tebing tinggi itu menimpa rumah. Makanya saya bersama keluarga langsun buru-buru ngungsi ke rumah teman saya,” kata Zass.
liputan6.com melaporkan, personel TNI juga terjun bersama warga sekitar membereskan beton-beton yang berserakan di badan jalan dengan menggunakan alat besar. Sejumlah warga yang mengungsi juga telah kembali ke rumahnya masing-masing.
Di lokasi lain, tebing setinggi empat meter di Gang Rambutan, Cagar Alam, Pancoran Mas, Kota Depok juga mengalami longsor. Selain menimpa tembok rumah warga, longsor juga menyebabkan akses jalan ditutup.
“Kejadiannya sekitar pukul 5 sore. Longsor sampai tiga kali. Awalnya sih kecil tapi yang terakhir suaranya mirip gempa. Soalnya berasa banget. Waktu itu kebetulan saya lagi duduk di depan,” tutur Ardi, warga sekitar.
Antisipasi longsor tidak semakin parah, petugas dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air cepat datang guna memindahkan puing-puing longsor dan memasang bambu sebagai penahan.
Hujan dengan intensitas tinggi terjadi di hampir seluruh wilayah Depok pada Rabu kemarin dan Kamis sore ini, hingga membuat sejumlah sungai meluap. Beberapa tempat yang mengalami banjir adalah Perumahan Pondok Sukmajaya dan kawasan Cilodong, area Pasar Dewi Sartika dan Jalan Raya Sawangan.
“Motor sudah enggak bisa masuk ke dalam Perumahan Pondok Sukmajaya,” kata Barry Fatahila, seorang pengendara motor.





