JAKARTA, KBK – Meyikapi maraknya kekerasan terhadap anak dan perempuan, Dra Anggia Ermarini MKM Ketua Umum Fatayat NU mengatakan bahwa anak-anak tidak dapat dipisahkan dengan perempuan dalam hal pengentasan tindak kekerasan.
“Fatayat NU sangat gencar melakukan gerakan perlindungan anak,” kata Anggia pada acara seminar GELATIK Gerakan Perlindungan Anak dari Tindak Kekerasan, Jakarta, Senin (19/9/2016).
Menurut Anggia, Fatayat pribadi menarget wanita usia 20-45 dalam hal perlindungan anak terhadap kekerasan.
” Usia segitu merupakan usia wanita punya anak, itu target Fatayat dalam melindungi anak dan wanita dari tindak kekerasan,” tambahnya.





