NU dan Muhammadiyah Satu Suara Sikapi Dana Zakat untuk Entaskan Kemiskinan

Jumpa pers Lazisnu di Gedung NU, Selasa (20/9/2016). Foto: Jun Aditya/KBK

JAKARTA, KBK – Keinginan pemerintah untuk menyelaraskan program pengentasan kemiskinan dengan melibatkan dana zakat BAZNAZ, NU Care LAZINU dan Muhammadiyah dengan LAZISMU menyikapi dengan suara positif.

Menurut Andar Nubowo Direktur Utama Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah (LAZISMU) dalam jumpa persnya mengatakan sangat mendukung program pemerintah tersebut karena dinilai sangat menarik dalam mengentaskan kemiskinan.

“Selama ini kan pemerintah jalan sendiri-sendiri dalam memberantas kemiskinan. Dengan ini diharapkan pemerintah dapat berjalan bersama NU dan Muhammadiyah,” ujar Nubowo di gedung PBNU, Jakarta, Selasa (20/09/2016).

Nubowo berharap program pemerintah yang melibatkan dana zakat untuk entaskan kemiskinan juga dapat membenahi sistem dan memaksimalkan zakat yang masuk ke BAZNAS.

Sementara itu Syamsul Huda Direktur Utama NU Care Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shodaqoh Nahdatul Ulama (LAZINU) menegaskan bahwa progam ini bukan semata-mata pemerintah ingin mengambil dana zakat untuk mengentaskan kemiskinan karena anggaran defisit.

“Kami disini menegaskan program ini bukan seperti rumor yang beredar di masyarakat yang bilang pemerintah lagi defisit anggaran jadi mengambil dana zakat. itu tidak benar,” jelas Syamsul.

Advertisement