Mau Tahu Gejala Obesitas pada Anak, Lihat Polahnya Setelah Nonton Iklan TV

Rizki Ramadhan, penderita obesitas/ Liputan6.com

JAKARTA – Coba perhatikan anak Anda, apakah Ia cepat merespon iklan televisi tentang makanan cepat saji? Kalau iya, berarti anak Anda sangat berpotensi untuk menjadi obesitas.

Nah, masalah ini sudah diteliti oleh para ahli. Mereka mengumpulkan 78 anak berusia 9-12 tahun, kemudian mereka diberikan tontonan televisi sementara kepala mereka terhubung ke mesin scanner MRI.

Hasilnya, anak-anak yang berpotensi secara genetik untuk obesitas, maka dia akan lebih kuat merespon iklan televisi tentang makanan cepat saji itu. Otak mereka yang berhubungan dengan proses reward di dalam diri mereka.

Hasil studi itu dikeluarkan Senin (19/12/2016), tujuannya untuk memahami mengapa beberapa anak lebih cenderung makan berlebihan padahal makanan yang diinginkan itu tidak sehat untuk tubuhnya.

“Studi ini merupakan yang pertama mengkaji bagaimana gen obesitas dikenal sebagai lemak massa (FTO) , merespon pengaruh otak untuk iklan makanan dan isyarat lain untuk makan,” demikian para peneliti di Dartmouth College memaparkan.

Penemuan ini dipublikasikan di AS Jurnal Proceeding of National Academy of Sciences.

“Sekitar sepertiga anak-anak melihat iklan makanan, dan masing-masing adalah merangsang mereka untuk makan,” demikian penulis senior Diane Gilbert-Diamond, asisten profesor Epidemiologi di Dartmouth Geisel School of Medicine, mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dikutip Xinhua.

Advertisement