BIMA – Kepala BPBD NTB, Mohammad Rum mengatakan tercatat tujuh rumah hanyut diterjang banjir bandang di Bima, enam diantaranya rumah di Kecamatan Wawo dan satu rumah di Kota Bima.
“Sementara belum ada korban jiwa. Ada enam rumah di Wawo dan satu rumah di Kota Bima hanyut,” ujarnya, dikutip dari suarantb.com.
Selain menghanyutkan rumah, banjir yang terjadi sejak Rabu (21/12/2016) siang menyebabkan jembatan negara penghubung Kota Bima dan Lampe terputus. Derasnya volume air akibat banjir membuat jembatan tersebut terputus.
Tidak hanya jembatan, jalan negara yang menghubungkan Kota Bima dengan Kecamatan Wawo, Sape, dan Lambu dikepung banjir setinggi leher orang dewasa.
Banjir menyapu banyak wilayah disebabkan banjir bawaan dari hulu sungai di Kecamatan Wawo. Banjir dengan cepatnya melanda wilayah-wilayah yang dilintasi.





