Petinggi Hamas Ucapkan Belasungkawa Atas Meninggalnya Muhammad Taufik Ridlo

Hamas
Ucapan belasungkawa HAMAS untuk Muhammad Taufik Ridlo. Foto: Ist

JAKARTA (KBK) – Innalillahi wa Inna Ilaihi Rajiun, meninggalnya H. Muhammad Taufik Ridlo tidak saja membuat umat Islam Indonesia berduka, namun juga menjadi perhatian dunia Islam termasuk rakyat Palestina. Petinggi HAMAS Palestina menyampaikan belasungkawa melalui cuitan twitternya.

Mantan Ketua Dewan Syariah Dompet Dhuafa (1999 – 2007) ini, meninggal dunia pada Senin dinihari, 6 Februari 2017 pukul 01.05 WIB di RSCM Jakarta.

Berikut ungkapan Ta’ziyah serta Bela Sungkawa dari ‘Izzat Ar-Risyq (Anggota Bidang Politik HAMAS) yang disampaikan melalui akun twitternya @izzat_risheq yang dikutip KBK dari portal-islam.id

1. Telah kembali ke hadirat Allah Al Akh Muhammad Taufiq Ridlo Sekjen PKS periode sebelumnya.

2. Beliau termasuk wartawan islam senior yang pertama kali mengabarkan masalah Palestina, dan pernah berjumpa dengan Asy-Syahid Syaikh Ahmad Yasin pasca keluarnya beliau dari penjara.

3. Beliau mewawancarai Syaikh Ahmad Yasin dan beritanya disebarkan oleh mass media di Indonesia. Selain itu juga almarhum pernah mengunjungi Ghaza dan menginformasikan penderitaan Rakyat Ghaza.

4. Semoga Allah merahmati Almarhum dengan rahmat-Nya yang luas, menempatkan beliau dalam Surga-Nya, dan menganugerahi kesabaran bagi keluarga dan saudara-saudara yang ditinggalkan.

Sementara itu, Pendiri Dompet Dhuafa, Parni Hadi melalui KBK menyampaikan rasa duka yang dalam atas kepergian Ustad Muhammad Taufik Ridlo. “Kami ikut belasungkawa, semoga Allah SWT menerima amal shalih beliau dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran,” ungkap Parni Hadi.

Tentang Taufik Ridlo

Muhammad Taufik Ridlo (lahir di Palu, Sulawesi Tengah, 2 Oktober 1964 – meninggal di Jakarta, 6 Februari 2017 pada umur 52 tahun) adalah Mantan Ketua Dewan Syariah, Dompet Dhuafa (1999 – 2007). Kemudian beliau terjun ke Politik dan menjadi Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera, yang mejabat dari tahun 2013 hingga pengunduran dirinya pada tahun 2016.

Taufik mulai menjabat sebagai Sekjen PKS pada tahun 2013 menggantikan Anis Matta yang diangkat menjadi Presiden PKS. Pada Musyawarah Nasional ke-4 PKS yang digelar pada September 2015, ia kembali ditunjuk menjadi Sekretaris Jenderal untuk periode 2015–2020 di bawah kepemimpinan Presiden PKS, Sohibul Iman. Pada 15 Februari 2016, ia mengirimkan surat pengunduran diri sebagai Sekjen.

Advertisement