Data WHO : 25 Ribu Orang Suriah Terluka Tiap Bulan

ilustrasi kondisi Suriah yang hancur karena perang /Ist

Jenewa-World Health Organization (WHO) Badan Kesehatan Dunia baru baru ini mengeluarkan pengumuman, sekitar 25 ribu orang terluka setiap bulan dalam eskalasi perang di Suriah.

Selain itu, penyakit tipus dan diare meningkat karena kurangnya pasokan air bersih. Masuknya musim dingin juga membuat anak-anak dan orang tua berisiko terinfeksi saluran pernapasan akut. Di atas semua itu, ada kekhawatiran kolera yang mematikan dari Irak dapat menyebar ke Suriah.
“Penyakit menular dan kasus luka berat menjadi perhatian khusus kami. Kami menerima 25 ribu korban luka baru setiap bulan di Suriah dan pemerintah mulai terbebani,” kata Elizabeth Hoff, perwakilan WHO di Suriah, dalam konfrensi pers di Jenewa, Swiss seperti diberitakan Reuters,Minggu (15/11)

Banyaknya korban meningkat sejak Rusia campur tangan pada 30 September lalu, yang meluncurkan serangan udara besar di wilayah yang dikuasai pemberontak ISIS.

WHO juga merilis data terkini, sekira 60 persen dari 113 rumah sakit umum dan 50 persen dari 1.783 pusat kesehatan masyarakat di Suriah telah ditutup, sebagian bahkan hancur akibat konflik yang terjadi sejak 2011.

Hoff menambahkan, banyak rumah sakit kekurangan generator dan selimut. Cakupan vaksinasi juga turun menjadi 60 persen.

Sedangkan, sekitar 250 ribu warga Suriah tewas dalam perang saudara yang telah berlangsung selama empat setengah tahun, sedikitnya 11,5 juta warga terusir dari tanah kelahiran mereka.

 

Advertisement