
JAKARTA – Mantan anggora DPR RI periode 2004-2009, Lily Chodijah Wahid mengunjungi Dompet Dhuafa. Tujuannya untuk bersilaturrahmi sekaligus menjajaki kemungkinan kerja sama.
Adik mantan Presiden RI keempat, Abdurrahman Wahid ini datang bersama budayawan Bambang Wiwoho di Philantropy Building, Selasa (14/3/2017). Keduanya diterima langsung oleh Ketua Dewan Pembina Dompet Dhuafa, Parni Hadi, Ketua Yayasan Ismail A. Said, dan Direktur Utama Dompet Dhuafa Social Enterprise Yuli Pujihardi.
Setelah mendengar paparan tentang program dan aktivitas Dompet Dhuafa dari Ismail, Lily mengaku sangat terkesan. Menurutnya, apa yang dilakukan Dompet Dhuafa adalag bentuk nyata dari dakwah bil hal dalam Islam.
“Ini langkah konkret dalam berdakwah, Dompet Dhuafa juga tetap menjaga jatidiri keindonesiaannya,” ujarnya.
Apa yang dilakukan Dompet Dhuafa, kata Lily, sangat bagus jika direplikasi di sejumlah negara Islam, terutama yang dilanda konflik komunal, Afghanistan misalnya.
“Saya kenal dengan Duta Besar untuk Afghanistan yang baru. Saya berpesan kepadanya untuk membawa Pancasila sebagai salag satu resolusi konflik. Akan sangat bagus sekali jika aksi-aksi kemanusiaan Dompet Dhuafa dijadikan inspirasi di sana,” tambahnya.
Kinerja Dompet Dhuafa dalam mengelola wakaf pun diapresiasinya. Ia menawarkan sejumlah aset wakaf di daerah untuk dioptimalkan oleh Dompet Dhuafa. Ia juga berjanji akan menghubungkan jaringan yang dimilikinya untuk mendukung Dompet Dhuafa.




