SURIAH – Kelompok oposisi Koalisi Nasional Suriah (SNC) menyambut serangan AS di pangkalan udara tentara Suriah yang diperintahkan Presiden Trump atas reaksi terhadap seranagn gas kimia yang telah menewaskan puluhan sipil.
Seorang pejabat media SNC pada hari Jumat (7/4/2017), dilansir Reuters, mengatakan pihaknya berharap AS tidak menghentikan serangan udara terhadap pemerintah Suriah.
Diketahui Trump telah memerintahkan serangan rudal terhadap lapangan udara Suriah dari mana serangan kimia mematikan diluncurkan pekan ini.
Ia menyatakan bertindak untuk “kepentingan keamanan nasional” Amerika terhadap Presiden Suriah Bashar al-Assad. Sebanyak 59 rudal tomahawk telah diluncurkan AS, sementara hingga kini pemerintah Suriah terus membantah telah melakukan serangan gas kimia.





