Lebih Dari 2.000 Mayat Warga Sipil Ditemukan di Mosul

Mosul porak poranda akibat perang. Foto: UPI

MOSUL – Sejak Juli 2017, lebih dari 2.000 mayat telah ditemukan di bagian barat Mosul, setelah kota tersebut direbut dari ISIS pada bulan Juni.

Pejabat pertahanan sipil Kementerian Dalam Negeri Irak, Saad Hamid mengatakan pada hari Jumat (8/9/2017) kepada koresponden Anadolu Agency, bahwa lebih dari 2.100 mayat sipil ditemukan di bawah reruntuhan.

Hamid mengatakan bahwa selama pekerjaan mereka tim menghadapi kekurangan peralatan dan berbagai masalah keamanan seperti anggota ISIS yang menembaki dari persembunyian, bunker, terowongan atau ruang bawah tanah.

Masih ada hampir 400 sampai 500 jenazah yang perlu dikeluarkan dari reruntuhan yang bisa memakan waktu hingga dua bulan untuk menyelesaikan pekerjaan, Hamid menambahkan.

Pada bulan Juni, tentara Irak merebut kembali kota utara Mosul, ibu kota wilayah provinsi Nineveh, dari kelompok teroris setelah kampanye sembilan bulan.

Pada bulan Agustus, ISIS juga digempur di distrik Tal Afar Nineveh setelah operasi tentara selama seminggu.

Advertisement