Ilustrasi Tentara selamatkan anak di Kolombia dari bencana longsor/ EPA
KOLOMBIA – Sebuah bencana tanah longsor menewaskan empat orang dan 18 orang hilang di barat daya Kolombia, setelah wilayah tersebut dilandfa hujan deras.
Tanah longsor umum terjadi di daerah pedesaan di pegunungan Kolombia, terutama pada bagian-bagian yang lebih basah tahun ini. Pada bulan April lebih dari 300 orang meninggal dalam tanah longsor di Mocoa, Putumayo.
Beberapa penduduk mengatakan kepada media setempat, peringatan banjir bandang pada Selasa malam di dekat kota Corinto, yang berada di kaki salah satu pegunungan Andes di provinsi Cauca, datang terlambat.
Video di media sosial menunjukkan bahwa air mengalir deras ke jalanan yang gelap karena sungai yang membengkak meluap dan mengirimkan lumpur dan batu ke bangunan-bangunan rumah.
Dilansir Reuters, Presiden Juan Manuel Santos mengunjungi Corinto untuk menjanjikan bantuan kepada 30.000 penduduknya.
Pemerintah mengatakan lebih dari 3.000 orang dievakuasi dari daerah terdekat sebelum tanah longsor melanda Selasa malam.
Pemerintah akan membayar uang sewa untuk orang-orang yang kehilangan tempat tinggal dan membantu biaya pemakaman, sementara sekolah setempat, yang sebagian roboh, mungkin akan direlokasi.