Kondisi Memburuk, 400.000 Warga Terjebak di Ghouta

Pengungsi Suriah/AFP
JERMAN – Jerman menyerukan agar akses kemanusiaan yang mendesak diberikan ke daerah Ghouta di Suriah di tengah kondisi yang memburuk dimana sekitar 400.000 warga sipil yang terjebak di wilayah yang dikepung oleh pasukan Assad.

“Kami sangat khawatir tentang situasi kemanusiaan yang bencana di Ghouta Timur,” kata Kementerian Luar Negeri Jerman dalam sebuah pernyataan.


JermanĀ  juga mengecam serangan udara baru-baru ini oleh pasukan rezim. “Kami mengecam serangan tersebut dan pengepungan terus berlanjut di Ghouta Timur dan menyerukan agar pelaksanaan kesepakatan Astana segera dilaksanakan, memastikan akses kemanusiaan ke zona de-eskalasi,” kata pernyataan tersebut.

Jerman telah menuduh pasukan rezim Assad menggunakan taktik kelaparan melawan warga sipil serta membom rumah sakit dan sekolah di Ghouta Timur.

“Evakuasi medis segera harus segera dilakukan. Ini adalah sebuah kewajiban terutama bagi Rusia, yang merupakan pendukung rezim al-Assad dan penjamin Prinsip Astana, “kata kementerian tersebut.

Rumah bagi sekitar 400.000 warga sipil, Ghouta Timur dikepung oleh pasukan rezim sejak Desember 2012.

Daerah yang terkepung berada dalam jaringan zona de-eskalasi yang didirikan di Suriah oleh Turki, Rusia dan Iran di mana tindakan agresi dilarang.

Suriah telah terkunci dalam perang sipil yang kejam sejak awal tahun 2011 ketika rezim Assad menindak demonstrasi pro-demokrasi dengan keganasan yang tak terduga.

Sejak itu, ratusan ribu orang terbunuh dan lebih dari 10 juta orang mengungsi.

Advertisement