SURIAH – Seorang utusan Rusia mengatakan jika pasukan Iran telah menarik senjata berat mereka hingga jarak 85 kilometer dari perbatasan antara Suriah, dan Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel.
Kantor berita Rusia TASS mengutip seorang utusan Rusia mengatakan pasukan Presiden Suriah Bashar al-Assad mendukung Rusia, Iran dan kelompok Hezbollah Libanon telah merebut kembali kendali atas wilayah di barat daya Suriah dari pemberontak yang membawa pasukan pro-Assad yang dekat dengan perbatasan Israel.
“Orang-orang Iran telah mengundurkan diri, dan formasi Syiah tidak ada di sana” TASS mengutip utusan khusus Presiden Vladimir Putin ke Suriah, Alexander Lavriev, Kamis (2/8/2018).
Lavrentiev menambahkan bahwa “penasihat” militer Iran mungkin masih berada di antara pasukan tentara Suriah, yang masih di dekat perbatasan Israel.
“Tetapi tidak ada unit alat berat dan senjata, yang bisa menjadi ancaman bagi Israel pada jarak 85 kilometer dari garis demarkasi”.
Israel menganggap pasukan Iran dan pejuang Hizbullah sebagai ancaman langsung terhadap keamanan Israel.





