LOMBOK – Kementerian Sosial mengatakan jumlah korban tewas akibat gempa bumi yang mengguncang Lombok meningkat menjadi 563.
Harry Hikmat, Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial mengatakan lebih dari 7.000 orang menjadi korban luka.
Hampir 75.000 rumah rusak dan 431.436 orang terpaksa meninggalkan rumah mereka.
Dua gempa bumi lagi dengan magnitudo 6,3 dan 6,9 menghantam pulau itu setelah gempa bumi berkekuatan 7,0 SR mengguncang Lombok pada 5 Agustus.
Dalam 20 hari terakhir, 1.000 gempa susulan tercatat di Pulau yang dikenal dengan keindahan pantainya tersebut.





