FLORES – Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Maumere, Nusa Tenggara Timur I Putu Sudayana mengatakan KLM Wahyu IlahiĀ hilang dalam pelayaran dari Flores menuju Jeneponto, Sulawesi Selatan, sejak Jumat (30/8/2018).
“Kami sedang melakukan upaya pencarian terhadap KLM Wahyu Ilahi yang diduga hilang di perairan Flores. Namun kami belum dapat memastikan di mana posisi kapal itu berada karena wilayah perairan Flores sangat luas,” kata I Putu Sudayana, Minggu (2/9/2018).
Dia mengatakan, berdasarkan informasi dari Haji Muhammad Nur sebagai pemilik kapal pengakut hewan KLM Wahyu Ilahi bahwa posisi terakhir kapal itu berada di Dermaga Maropokot, Kabupaten Nagekeo, Flores.
Putu mengatakan, KLM Wahyu Ilahi berangkat dari Pelabuhan Maropokot, Kabupaten Nagekeo pada JumatĀ pukul 02.00 Wita.
“Setelah berangkat tidak ada kontak lagi yang dilakukan nakhoda kapal sehingga tidak diketahui posisi kapal terakhir di mana,” ujar Putu.
Menurut dia, kapal Motor Wahyu Ilahi 02 GT 66 itu ditumpangi 13 orang terdiri dari delapan ABK termasuk nakhoda dan lima orang penumpang.
“Kapal ini juga bermuatan hewan yang hendak dibawa ke Jeneponto, Sulawesi Selatan,” tegasnya, dilansir Antara.





