KENDAL – Material longsor tebing setinggi 5 meter menutup jalan penghubung antarkabupaten di jalur alternatif Weleri-Bawang Kamis (7/2/2019) pagi, sehingga tidak bisa dilalui kendaraan dan terpaksa memutar hingga puluhan kilometer.
Longsor tebing di jalan alternatif Weleri-Bawang di Dusun Sokokranen Desa Pagergunung Kecamatan Pageruyung ini akibat curah hujan yang masih tinggi di wilayah Kendal Jawa Tengah.
Dilansir Sindonews, hingga kamis pagi material tanah dari tebing yang longsor masih menutup akses jalan penghubung ini dan kendaraan besar tidak dapat melintas.
Kendaraan yang nekad melintas terjebak di tumpukan material longsor dan harus ditarik dengan kendaraan lain. Tebing setinggi 5 meter ini longsor akibat guyuran hujan yang terus terjadi di wilayah Kendal.
Salah seorang sopir truk mengaku terpaksa menghentikan perjalanan lantaran adanya timbunan longsor yang belum dibersihkan dan lebih memilih menunggu. Selain timbunan tanah juga terdapat akar pohon yang tumbang saat kejadian berlangsung.
“Manakala akan melanjutkan perjalan untuk menghindari lokasi tersebut para pengguna jalan terpaksa harus memutar ke jalur utara yang lebih jauh yakni sekitar 20-an kilometer,” terang Hartono, salah seorang sopir truk.
Salah seorang warga Desa Sumur Pitu Kecamatan Pageruyung juga mengatakan warga harus hati-hati jika melintasi jalanan tersebut, “Longsor terjadi setelah hujan semalam. Warga yang hendak berpergian harus berhati-hati saat melewati tebing yang longsor,” terang Sihwati, warga setempat.





