Aceh Barat Minta Dukungan Jepang Tingkatkan Mitigasi Bencana

Bencana Gempa dan Tsunami Aceh Tahun 2004. Foto: mymoen.wordpress.com

MEULABOH – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh meminta dukungan penuh negara Jepang untuk peningkatan penanggulangan bencana di Aceh Barat.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Perencanaan Daerah Aceh Barat, HT Ahmad Dadek  kepada dua peneliti Jepang yang berkesempatan berkunjung ke Aceh Barat yaitu Prof Suzuki Tamojo, Sekretaris Umum Enginer Without Border Jepang, dan Prof Masaru Arakida, selaku Senior Asian Disaster Reduction Center.

Dikatakan Dadek, bencana yang dialami Warga Aceh 2004 silam, sangat mengejutkan dan masyarakat jauh dari siaga.

“Gempa bumi dan tsunami 2004 belum mampu menjadikan masyarakat siaga dan menjadikan siaga bencana sebagai bagian dari karakter dan budaya,” ujar Dadek seperti dikutip KBK dari AntaraNews, Rabu (6/1/2016).

Dari dialog tersebut, Tim Jepang berjanji akan membuat proposal yang ditujukan ke JICA.

Arakida dalam pertemuan tersebut juga  menyampaikan, sebagai seorang tenaga ahli kebencanaan, dia merasa perlu memberikan pengetahuan kepada masyarakat di kawasan itu tentang kebencanaan.

Sementara rekannya Suzuki menghimbau, perlunya keterlibatan masyarakat secara budaya dan sadar untuk meningkatkan mitigasi, dengan demikian masyarakat terbiasa dan lebih siap menghadapi bencana.

Advertisement