spot_img

Ahli Waris Korban Gempa Cianjur Diminta Urus Surat Kematian agar Dapat Haknya 

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau ahli waris dari korban gempa Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengurus surat kematian keluarganya yang meninggal dunia.

“Keluarga ini kami imbau urus surat kematiannya. Kenapa? Karena menyangkut hak-hak sosialnya, nanti ada jaminan santunan,” ujar Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (13/12/2022).

Abdul mengatakan bahwa jaminan santunan kematian tidak akan bisa diberikan kalau tidak ada surat keterangan kematian. Hal ini juga berkaitan dengan pendataan.

Selain itu, dia menegaskan bahwa dalam istilah bencana, tidak ada yang namanya korban tidak terdata.

“Jadi, semua itu ada datanya. Nggak ada itu yang namanya korban tidak terdata, itu enggak ada, itu pemerintah daerah tanggung jawab mendata korban itu,” ujar Abdul.

Dia menjelaskan, 335 korban meninggal dunia tersebut sudah terdata berdasarkan nama dan alamat tinggal. Jasadnya sudah tervalidasi, telah dilakukan pengecekan makam, sudah dilakukan validasi kependudukan dan pencatatan sipil.

Abdul mempertanyakan kembali data Pemerintah Kabupaten Cianjur yang menyatakan bahwa 600 orang meninggal dunia, dan 265 orang tidak terdata.

“Jadi, kalau tiba-tiba ada 265 yang tidak terdata? Itu nggak ada korban tidak terdata, itu korban di mana?” tuturnya.

Sumber: Antara

spot_img

Related Articles

spot_img

Latest Articles