BANYUMAS – Angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Kepolisian Resor Banyumas selama tahun 2017 menempati posisi tertinggi di Kepolisian Daerah Jawa Tengah.
Kepala Polres Banyumas Ajun Komisaris Besar Polisi Bambang Yudhantara Salamun mengungkapkan berdasarkan data, angka kecelakaan di Banyumas sejak awal tahun 2017 hingga saat ini sebanyak 829 kasus atau turun 17,3 persen dari tahun 2016 yang mencapai 1.002 kasus.
Dari 829 kasus kecelakaan lalu lintas tersebut, kata dia, tercatat sebanyak 171 korban meninggal dunia atau turun sebesar 22,6 persen dari tahun 2016 yang mencapai 221 orang.
Sementara korban luka ringan sebanyak 882 orang atau turun 20,8 persen dari tahun 2016 yang sebanyak 1.113 orang, sedangkan korban luka berat nihil sama seperti tahun 2016.
Terkait dengan hal itu, dia mengatakan pihaknya segera mempelajari langkah-langkah yang efektif untuk mengurangi angka kecelakaan di Banyumas.
“Kemarin, saya sudah mempelajari pembuatan SIM-nya (Surat Izin Mengemudi), ternyata harus dibenahi. Makanya, saya rombak formasi di (bagian penerbitan) SIM itu, diperbaiki sistemnya supaya lebih baik, supaya masyarakat yang membuat SIM itu benar-benar orang yang layak mendapatkan SIM,” katanya, dikutip Antara.





