CAROLINA (KBK) – Sungai Raging di Carolina Utara masih banjir dan mengancam meski Badai Matthew telah berlalu.
Gubernur negara bagian mengatakan sisa badai menuju lalu namun meninggalkan jejak pembantaian dan kehancuran.
Badai Matthew, merupakan badai Atlantik paling kuat sejak 2007, setelah mengamuk di Haiti dengan menewaskan hampir 900 orang.
Di Amerika Serikat, jumlah korban tewas mencapai 17 orang, dan lebih dari 2 juta rumah dan bisnis warga AS hancur.
Dikutip dari Al Jazeera, Gubernur North Carolina Pat McCrory mengatakan, lima orang dilaporkan hilang karena meluapnya air sungai.





