Bangunan Hotel di Trenggalek Roboh, Satu Tewas dan Empat Terluka

Ilustrasi jenazah

TRENGGALEK – Konstruksi bangunan Hotel Jaas roboh saat dilakukan pekerjaan pengecoran lantai tiga sehingga menyebabkan satu orang tewas dan empat pekerja lainnya luka-luka, pada Sabtu (14/10/2017).

Insiden kecelakaan kerja itu kini sedang diselidiki pihak kepolisian setempat.

Badan SAR Nasional Pos SAR Trenggalek, Jawa Timur mengevakuasai satu korban tewas kecelakaan yang tertimbun material besi dan cor lantai dak.

Tim SAR yang datang kurang sejam pascakejadian, setelah menerima laporan dari Kepolisian Resor Trenggalek harus memotong rangkaian besi dan menyingkirkan material cor yang sebagian masih basah untuk bisa mengeluarkan tubuh pekerja yang tewas atas nama Bejo (50).

Sekitar dua jam proses evakuasi dilakukan hingga akhirnya tubuh Bejo yang semula nyaris tertutup material cor berisi adonan semen dan sir itu berhasil dikeluarkan.

Bejo yang warga Desa Gembleb, Kecamatan Pogalan itu sudah tidak bernyawa saat petugas mengevakuasi tubuhnya dari lokasi kecelakaan kerja di kompleks bangunan Hotel Jaas, Kota Trenggalek.

“Empat pekerja lain mengalami luka berat dan ringan. Mereka ini berada di lantai atas (tiga) yang runtuh saat kejadian, sementara korban tewas ada di lantai bawah sehingga langsung tertimbun dan tewas,” ujar Kasubbag Humas Polres Trenggalek Iptu Supadi.

Dugaan sementara polisi berdasar penyelidikan sementara, keterangan saksi dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan kerja dipicu oleh tiang besi penyangga dak lantai tiga miring lalu roboh.

Saat kejadian, empat pekerja berada di lantai tiga melakukan kegiatan pengecoran, sementara satu orang yang bertugas menyuplai material adonan semen di lantai bawah terjatuh dan tertimbun cor beton basah dari bangunan lantai atas yang sedang mereka kerjakan.

“Untuk kepentingan penyidikan beberapa barang bukti seperti satu unit truk molen, satu unit mobil pompa cor, satu potong besi wiremesh, satu potong baja tiang dan kolom merek WF panjang 2,5 meter serta satu potongan bondex kami sita,” kata Kasat Supadi, dikutip Antara.

 

Advertisement