SEMARANG – Banjir di Brebes dianggap serius karena telah membuat ribuan orang mengungsi, karenanya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengambil alih penanganan bencana banjir.
Ganjar mengatakan upaya yang pertama kali untuk menangani banjir di Kabupaten Brebes adalah menurunkan alat-alat berat ke lokasi bencana banjir guna menutup sejumlah titik tanggul Sungai Pemali yang jebol.
Selain menutup tanggul yang jebol dengan alat berat, Ganjar juga memerintahi Badan Penanggulangan Bencana Daerah tingkat provinsi dan kabupaten setempat mencari jalur evakuasi untuk warga yang akan mengungsi.
Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya (DPU Binmar Cipka) serta Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Tata Ruang (DPU SDA Taru) juga diminta tetap waspada serta mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi.
“Dalam kondisi bencana seperti sekarang, BPBD turun tangan yang pertama untuk menyelamatkan manusianya dahulu,” katanya, di Semarang, Sabtu (18/2/2017), dikutip dari Antara.
Terkait dengan logistik bagi warga yang mengungsi akibat banjir di sejumlah kabupaten/kota di Jateng, Ganjar memastikan masih mencukupi.
“Logistik cukup, saya sudah ngecek ke BPBD, kalau logistik di kabupaten/kota kurang, bisa minta ke provinsi,” ujar politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu.





