TANAH KARO – Dompet Dhuafa melalui Badan Pemulasaraan Jenazah (Barzah), tergerak untuk melakukan intervensi terhadap masyarakat di Desa Gung Pinto, Tanah Karo.
Intervensi yang dilakukan berupa edukasi dan pelatihan pemulasaraan jenazah kepada warga Gung Pinto di Masjid At-Taqwa. Materi yang diberikan mulai dari memandikan, mengkafani, hingga menshalatkan disosialisasikan kepada puluhan masyarakat Gung Pinto.
“Dompet Dhuafa melalui program Barzah, memberikan pelatihan agar tebentuk tenaga muda sebagai tim yang dapat diandalkan dalam penanganan jenazah umat Islam,” tutur Ustadz Madroi, selaku Manajer Badan Pemulasaraan Jenazah (Barzah) Dompet Dhuafa.
Dengan pelatihan pengurusan jenazah, diharapkan dapat menjadi kebermanfaatan Dompet Dhuafa yang berdampak jangka panjang.
“Semoga ke depan mereka mampu menangani jenazah secara Islami dan dapat bermanfaat bagi masyarakat muslim hingga warga di luar desanya,” tambah Madroi.
Hingga kini, di Desa tersebut hanya ada satu orang Bilal Jenazah yang tersisa dan itupun sudah berusia lanjut. Sampai ada kasus, dimana ada jenazah yang tidak dimakamkan hingga dua hari karena tidak ada yang bisa mengurus. Sehingga sangat penting dilakukannya pelatihan pemulasaraan jenazah kepada warga Gung Pinto
Sebelumnya, Dompet Dhuafa juga telah melakukan banyak intervensi kepada masyarakat di Tanah Karo. Bukan hanya dalam hal dakwah islam, Dompet Dhuafa juga ikut menggerakan pemberdayaan ekonomi melalui program Pertanian Sehat Indonesia (PSI Dompet Dhuafa). Bantuan ini berupa mesin giling kopi, traktor dan modal pertanian.





