Belasan Titik di Kebumen Terdampak Cuaca Ekstrem

Longsor Ethiopia Selatan/ foto: Reuters

JAKARTA, KBKNEWS.id – Bencana tanah longsor dan cuaca ekstrem melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, pada Senin hingga Selasa (20–21 Oktober 2025).

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen, sedikitnya 15 titik dilaporkan terdampak.

Kepala BPBD Kebumen Udy Cahyono mengatakan, dari total titik terdampak, dua lokasi mengalami longsor parah, sementara 13 titik lainnya terdampak cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang.

“Prioritas kami saat ini adalah memastikan keselamatan warga dan memulihkan akses jalan yang sempat terputus,” kata Udy di Kebumen, Rabu (22/10/2025).

Longsor terjadi di jalur penghubung Kecamatan Karangsambung–Sadang dan Desa Pesuningan, Kecamatan Prembun. Akibatnya, sejumlah jalan tertutup material tanah dan batu, sementara beberapa rumah warga dilaporkan rusak.

Cuaca ekstrem juga melanda wilayah Petanahan, Bonorowo, Ayah, Klirong, Sruweng, Mirit, dan Kuwarasan. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, beberapa rumah mengalami kerusakan ringan hingga sedang, dan sebagian warga membutuhkan bantuan logistik serta material bangunan.

BPBD Kebumen bersama perangkat desa dan relawan kebencanaan telah melakukan assessment cepat dan penanganan darurat di lapangan. Bantuan logistik mulai disalurkan ke wilayah terdampak, terutama bagi warga yang akses jalannya terisolasi.

Udy mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, terutama di daerah dengan kontur tanah labil. Ia menambahkan, kesiapsiagaan masyarakat menjadi hal penting di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.

BPBD Kebumen terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten dan instansi terkait untuk mempercepat pemulihan pascabencana serta memperkuat edukasi kesiapsiagaan masyarakat menghadapi musim hujan.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here