JAKARTA, KBKNEWS.id – Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan membatalkan rencana unjuk rasa yang akan digelar Selasa (2/9).
Koordinator Media BEM SI Kerakyatan, Pasha Fazillah Afap, mengonfirmasi jika aksi unjuk rasa tidak digelar hari ini.
Pasha menyebut BEM SI Kerakyatan memiliki rencana untuk berdemonstrasi. Demo itu dilakukan karena dipicu tunjangan anggota dewan dan kematian Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online, yang dilindas kendaraan taktis polisi.
Sebelumnya, BEM SI Kerakyatan berencana menggelar demo yang salah satunya diagendakan di Jakarta. Namun, aliansi belum memutuskan kapan akan melakukan aksi.
“Untuk saat ini kami masih belum menentukan, melihat situasi yang masih belum kondusif terutama di Jakarta,” ucap Pasha, dikutip tempo.co.
Dia berujar BEM SI Kerakyatan akan tetap menyuarakan keresahan masyarakat. Namun, mereka baru akan kembali turun ke jalan setelah situasi lebih aman. Saat ini, kepolisian dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) sedang meningkatkan pengawasan terhadap masyarakat akibat kericuhan yang terjadi di sejumlah kota.




