BMKG: Hati-hati, Prakiraan Cuaca di HP Sering Meleset

Ilustrasi

JAKARTA – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan informasi cuaca berbasis aplikasi di gawai pintar (smartphone) datanya tidak bersumber dari BMKG.

Sehingga menurutnya, prakiraan tersebut sering meleset. “Tidak sedikit masyarakat yang menganggap data dan informasi yang diberikan berasal dari BMKG karena menampilkan informasi seputar cuaca di Indonesia, padahal setelah ditelusuri data dan informasi tersebut bersumber dari institusi di luar Indonesia, sehingga kadang kurang akurat,” ujar Dwikorita di Jakarta, Rabu.

Ia menekankan prakiraan cuaca di wilayah Indonesia dikeluarkan secara resmi oleh BMKG dan dapat menjadi patokan untuk masyarakat beraktivitas.

BMKG, kata dia, merupakan satu-satunya institusi resmi Indonesia yang berwenang untuk memberikan prakiraan cuaca bagi publik di Indonesia, sesuai dengan Undang-undang No. 31 tahun 2009, tentang Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.

Dwikorita menyampaikan data BMKG merepresentasikan kondisi di Indonesia yang diambil dari ratusan stasiun observasi atau ribuan peralatan observasi yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

“Sistem processing dan pemodelan yang digunakan pun telah di-set up sesuai dengan keunikan kondisi dan dinamika cuaca di Indonesia, sehingga hasilnya bisa jauh lebih tepat dan akurat,” katanya, dilansir Antara.

Advertisement