Bogor Hujan Terus, Jakarta Waspada Banjir Kiriman

ilustrasi

JAKARTA – Hujan deras yang terus mengguyur Kota Bogor membuat Badan Nasional Penanggulangan Bencana meminta warga Jakarta yang tinggal di bantaran Sungai Ciliwung mewaspadai datangnya banjir kiriman.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan tinggi muka air sungai Ciliwung terus meningkat sehingga menyentuh pada level Siaga 2 yaitu 170 centimeter pada Kamis (13/4) pukul 20.30 WIB. Hingga pukul 21.15 Wib, tinggi muka air Sungai Ciliwung masih 170 centimeter atau Siaga 2.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor dan BPBD DKI Jakarta terus memantau perkembangan debit Sungai Ciliwung. Diperkirakan pada Jumat pagi air dari sungai tersebut akan tiba di Pintu Air Manggarai.

“Sebelum tiba disana, masyarakat yang tinggal di bantaran sungai Ciliwung dihimbau untuk waspada akan datangnya banjir kiriman,” ujarnya.

Sutopo menjelaskan daerah bantaran sungai yang diperkirakan terdampak banjir adalah Srengseng Sawah, Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Pejaten Timur, Kebon Baru, Bukit Duri, Balekambang, Cililitan, Cawang, Bidara Cina dan Kampung Melayu.

Dia mengatakan daerah-daerah tersebut merupakan daerah langganan banjir karena berada di bantaran sungai dan BPBD DKI Jakarta telah menyampaikan peringatan dini banjir kepada berbagai pihak.

“Penyebaran informasi kepada warga bantara kali, Atas Kenaikan Tinggi Muka Air Katulampa 170 cm/H (siaga 2) melalui Sosial Media, seperti Twitter, Facebook, BBM, Whatsapp dan Website,” katanya.

Advertisement