BPJS Kesehatan saat ini mengalami defisit keuangan sebesar sekitar Rp2 triliun setiap bulan. Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, mengungkapkan bahwa kondisi kritis ini dipicu oleh besarnya nilai klaim layanan kesehatan yang dibayarkan ke fasilitas kesehatan dibanding total iuran peserta yang masuk. Jika tren pembengkakan biaya ini terus berlanjut tanpa adanya intervensi kebijakan, BPJS Kesehatan berpotensi mengalami gagal bayar klaim pada Juli 2027.





