Cerdas Berkurban Ajak Milenial jadi Peternak

JAKARTA (KBK) – Problematika mendasar peternak untuk mengembangkan usaha adalah modal dan pemasaran. Bila ke dua aspek tersebut masih belum terpenuhi, bukan tak mungkin milenial enggan jadi peternak.

Melalui Cerdas Berkurban Dompet Dhuafa bersama Tanifund hidupkan gairah milenial untuk mau terjun dalam bidang peternakan. Menurut Direktur Eksekutif Dompet Dhuafa Imam Rulyawan MARS permodalan ke peternakan bisa dalam bentuk wakaf uang berjangka. Dengan wakaf kata Imam selain berbisnis, seseorang juga beribadah yang pahalanya mengalir abadi. Bersama Tanifund, Dompet Dhuafa siap berdayakan 25 kelompok ternak dengan target 50 ribu kambing.

Imam menambahkan bila permodalan dapat ditopang dengan wakaf uang berjangka, kini tinggal genjot pemasaran dengan memanfaatkan momen idul adha melalui program Tebar Hewan Kurban (THK) Dompet Dhuafa.

“Cerdas berkurban misalnya bukan hanya mensejahterakan peternak tetapi juga membantu dhuafa bisa mencicipi daging kurban setiap tahunnya,” ujar Imam dalam acara Cerdas Berkurban di Jakarta (14/10).

Menurut Imam Cerdas Berkurban merupakan metode yang sangat milenial dalam mendulang pahala. pasalnya dengan cara tersebut milenial dapat menjadi wakif yang bila telah meninggal sekali pun pahalanya akan mengalir abadi.

“Kalau modal ada dan pemasaran sudah ada. Maka milenial pasti mau jadi peternak,” kata Imam.

Advertisement