Covid-19 Merambat Naik Lagi

kenaikan kasus harian Covid-19 selama tiga hari berturut-turut ( 7- 9 Juni '22) perlu diwaspadai. pertambahan harian kasus paparan tercatat rata-rata di atas 500 kasus. Singapura juga sudah mengantisipasi gelombang varian baru BA4 dan BA5. Tetap patuahi prokes!

ANGKA  pertambahan harian Covid-19 naik berturut-turut dalam tiga hari terakhir ini rata-rata di atas 500 kasus, kemungkinan akibat dampak pasca mudik helat Idul Fitri lalu, walau tren tersebut tetap harus diwaspadai.

Jika pada periode antara 1 hingga 6 Juni, pertambahan harian berkisar antara 304 sampai 395 kasus, pada periode tiga hari terakhir (7 – 9 Juni) tercatat 518 kasus, 520 kasus dan 556 kasus.

Presiden Joko Widodo di Istaa Bogor, Jumat (6/10) mengingatkan, kenaikan tersebut perlu diwaspadai walau pun masih pada level terkendali karena positivity rate-nya pada level 1,03 persen,  masih di bawah ambang batas lima persen, begitu pula  laju transmisi masih di bawah 20 per 100.000 penduduk per minggu.

Untuk itu, presiden juga meminta agar program vaksinasi dosis ke-3 sebagai penguat (booster) terus dilakukan, sehingga menjangkau dua pertiga penduduk untuk mencapai kekebalan massal (herd immnunity).

Menurut catatan, vaksinasi dosis pertama sampai 9 Juni sudah menjangkau 200.732.120 penduduk (96,36 persen) , dosis kedua 167.2.197 9 (80,64 persen) dan dosis ketiga 47.212. 227 (22,7 persen) , sedangkan target yang harus dicapai adalah 208,2 juta penduduk.

Kewaspadaan munculnya gelombang baru penyebaran Covid-19 perlu, mengingat negara jiran Singapura yang hanya berpenduduk 5,58 juta dengan tingkat kemakmuran dan layanan kesehatan jauh lebih tinggi juga bersiap-siap mengantisiasi gelombang kelima Covid-19.

Selama tiga hari berturut-turut, pada saat pemerintah Singapura baru saja melonggarkan prokes dengan mengijinkan warga melepas masker di ruang-ruang terbuka, terjadi tambahan 4.477 kasus baru .

Gelombang serangan galur Omicron varian BA4 dan BA5 diperkirakan akan terjadi di negara pulau tersebut antara Juli dan Agustus mendatang.

Walau secara umum tren penyebaran Covid-19 global termasuk Indonesia melandai sejak medio April lalu, di sejumlah negara tercatat kenaikan, seperti Taiwan dengan penambahan 72.967 kasus, Kamis kemarin (9/6), Korea Utara (50.870 kasus) dan Korea Selatan (12.146 kasus).

Tetap patuhi prokes terutama mengenakan masker walau melepasnya di tempat-tempat terbuka tidak dilarang. Waspada dan waspada! Covid-19 belum berlalu!

 

 

 

 

 

 

Advertisement