
KEBERADAAN mantan Panglima tentara Rusia dalam operasi khusus di Ukraina Jenderal Sergei Surovikin yang dikenal dekat dengan komandan tentara bayaran grup Wagner pimpinan Yevgeny Prigozhin masih misteri.
Sebelumnya, Prigozin (62) dan pasukannya pada 23 Juni lalu melancarkan aksi nekat, menyendera sejumlah komandan garnizun tentara Rusia di kota Rostov-on Don, 1.000 Km selatan Moskow dan berkonvoi ke ibukota Rusia itu.
Alasannya, ia tidak puas dengan cara Kremlin menjalani Operasi Khusus di Ukraina dan menuding pasukan reguler Rusia berbalik menyerang pasukannya dengan bombardemen udara dan artileri, setelah sebelumnya membiarkan mereka yang berada di garis depan front di Ukraina kehabisan perbekalan dan mesiu.
Prigozhin, semula pengusaha katering selam 20 tahun yang sering mendapatkan order dari helat yang digelar di Istana Kremlin dan dikenal sebagai orang dekat Presiden Vladimir Putin membawahi tentara swasta Grup Wagner beranggotakan sekitar 25 ribu personil.
Iring-iringan pasukan Progozin tidak sampai Moskow, Presiden Rusia Vladimir Putin pun atas mediasi Presiden Belarus Alexander Lukashenko mengizinkan satuan tentara bayaran itu hengkang ke negerinya tanpa sanksi dari pihak Rusia atas pembangkangannya.
Pemerintah Rusia sendiri menampik rumor terkait penangkapan Jenderal Surovikin, namun yang masih msiteri, selain dia, ada sejumlah perwira tinggi lagi yang menghilang pasca aksi pasukan Wagner itu.
Seorang pegiat HAM Rusia, Alexsi Melnikov kepada TASS juga mengungkapkan Surovikin yang pernah bersama-sama Prigozhin dalam Perang Suriah dan Ukraina tidak berada di rumah tahanan Lefortovo atau di rutan lainnya.
Sementara Dossier Centre, Lembaga yang didanai jutawan yang juga oposan Rusia Mikhail Khodorskovsky menganggap Surovikin adalah salah satu diantara sekitar 30 pejabat militer dan intelijen Rusia yang bekerja untuk Wagner.
Surovikin terakhir kali tampak bersama Jenderal Vladimir Alexeyev saat membujuk Prigozhin untuk menghentikan aksinya untuk memberontak, namun tidak diketahui lokasi dan tanggal pasti rekaman video tersebut.
Satuan Wagner saat itu juga menyandera Wamenhan Rusia Junus-bek Yevkurov dan dalam foto yang beredar Sabtu pekan lalu (24/6) Alexeyev dan Yevkurov tampak berada di Markas Komando Operasi kawasan selatan Rusia di Rostov-on-don.
Selain Surovikin ada beberapa pejabat tinggi militer Rusia lagi yang dikenal dekat dengan Prigozhin misalnya Kolonel Jenderal Purn. Mikhail Mizintsev yang semula menjabat panglima operasi Rusia di Mariupol, Ukraina dan salah satu wakil menteri pertahanan, namun sejak Mei lalu bergabung menjadi wakil Prigozhin di Grup Wagner.
Sebelum melancarkan aksi pemberontakan, Prigozhin mengemukakan, Mizintsev layak diangkat menjadi Menhan dan Surovikin sebagai Kepala Staf Gabungan Rusia dan meminta Menhan Sergei Soichu dan Kastaf Gabungan Rusia saat ini Jenderal Valerij Gerasimov yang juga Panglima Operasi Rusia di Ukraina dipecat.
Aksi pembangkangan Progozhin tidak langsung bisa menjatuhkan kekuasaan Putin, namun pembersihan di tubuh jajaran militer Rusia agaknya masih bakal berlanjut. (AFP/Reuters/ns).




