Dari Tahun ke Tahun Dompet Dhuafa Gaungkan Kurban Asyik Tanpa Plastik

JAKARTA, KBKNEWS.id – Dompet Dhuafa sejak lama telah melakukan ikhtiar dalam menangani isu sampah plastik di momen Iduladha yakni dengan membagikan daging kurban tanpa memakai kantong plastik dan menggantinya dengan besek.

Lewat Program Tebar Hewan Kurban (THK) yang sudah berlangsung sejak 1994, Dompet Dhuafa tidak hanya fokus pada pemerataan distribusi hewan kurban hingga pelosok negeri, tapi juga mengusung semangat kurban yang lebih ramah lingkungan.

Kampanye Kurban Asyik Tanpa Sampah Plastik digaungkan oleh para relawan Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) di seluruh penjuru Nusantara. Gerakan ini hadir sebagai upaya untuk mengurangi, bahkan menghapus, ketergantungan pada kantong plastik dalam pembagian daging kurban.

Indonesia kaya dengan bahan-bahan alami yang bisa dimanfaatkan sebagai pembungkus daging. Beberapa contohnya adalah besek (anyaman bambu) yang umum ditemukan di Pulau Jawa.

Ada juga kamdada (anyaman daun kelapa) khas dari Maluku Tenggara. Juga keleka (dari rotan) yang biasa digunakan di Nusa Tenggara Timur. Atau yang paling praktis adalah daun-daunan lebar seperti daun pisang, daun jati, daun talas, atau daun-daun lainnya yang cukup lebar untuk membungkus beberapa kilogram daging.

Wadah alami ini bukan cuma ramah lingkungan, tapi juga unik dan memperkuat budaya lokal. Setelah digunakan, kemasan-kemasan ini bisa langsung dikomposkan dan tidak menimbulkan masalah sampah.

Kalau di suatu wilayah memang tidak memungkinkan memakai wadah lokal, tim THK tetap mencari alternatif dari bahan alam yang ada. Intinya, bukan soal mewah atau ribet, tapi soal niat baik untuk menjaga bumi.

Untuk menguatkan kampanye Kurban Asyik Tanpa Sampah Plastik, sejak 2021, Dompet Dhuafa berkolaborasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Gerakan ini tidak hanya dijalankan oleh Dompet Dhuafa sendiri, tetapi juga melibatkan pihak-pihak lainnya, seperti komunitas lokal, brand atau perusahaan mitra, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan pihak-pihak terkait lainnya.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here