DDV Bali Gelar Aksi Bersih Pantai Kuta Usai Perayaan Tahun Baru

BALI – Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Bali berinisiatif mengadakan “Beach Clean Up!” Aksi Bersih Sampah pada Senin (1/1/2024) di Pantai Kuta usai perayaan malam tahun baru.

“Apresiasi tinggi untuk teman-teman DDV Bali. Agenda Beach Clean Up! ini bukti masih ada anak-anak muda yang peduli lingkungan di Bali. Semoga agenda ini bisa terus menginspirasi anak muda yang lain agar terus bergerak memberikan impact-nya kepada lingkungan di Bali,” ucap Fadly Hassan, Pimpinan Dompet Dhuafa Bali.

Kegiatan “Beach Clean Up!” Aksi Bersih Sampah merupakan bentuk kepedulian DDV Bali untuk menjaga alam di Bali agar tetap indah dan dapat dinikmati para wisatawan. Pada “Beach Clean Up!” ini, DDV Bali bisa membersihkan sampah sebanyak lebih dari 100 Kg. Sampah didominasi oleh botol kaca, plastik, dan bekas kembang api.

Nur Kholis Abdillah selaku Ketua DDV Bali sudah memprediksi fenomena penumpukan sampah pasca acara pergantian tahun itu. Oleh sebab itu, Kholis mengerahkan Tim DDV Bali untuk terjun ke lapangan membersihkan sampah yang ada di Pantai Kuta.

“Acara semalam (pergantian tahun) sangat ramai dipadati masyarakat lokal Bali maupun wisatawan sudah barang tentu sampah akan menumpuk. Maka dari itu, kami berinisiatif membuat agenda ini untuk menjaga alam di Bali, terutama di Kuta ini agar tetap bersih dan indah untuk dinikmati semua orang,” ujar Kholis, dilansir dompetdhuafa.org.

Selain itu, agenda “Beach Clean Up!” ini juga merupakan agenda rutin DDV Bali yang dilakukan di berbagai tempat di Bali, utamanya di pantai.

Lewat aksi kecil ini, DDV Bali berharap muncul kepekaan sosial masyarakat terhadap sampah. DDV Bali mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus aktif menjaga lingkungan sekitar, bahkan lingkungan pariwisata terutama pantai.

“Agenda ini adalah agenda rutin kami. Kami berharap, ini bisa menginspirasi dan mengajak masyarakat untuk lebih peka lagi soal sampah. Bersama kita harus menjaga indahnya pantai-pantai di Bali. Ini adalah kewajiban bersama bukan hanya pemerintah,” tutup Kholis.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here