Di Siantar, Raskin Dijadikan Pakan Ternak

Ilustrasi pembagian Raskin/publiknasional.com

SIANTAR-  Apajadinya kalau beras untuk orang miskin (Raskin) diselewengkan. Ini sungguh keterlaluan, kata Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) yang bekerja di Kota Pematangsiantar.

Hal itu disampaikan pada rapat Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kota Pematangsiantar yang diselengarakan Bappeda Kota Pematangsiantar, di Ruang Data Pemerintah Kota Pematangsiantar, Kamis (12/5/2016).

“Dari hasil pemantauan kami selama ini di kota Pematangsiantar, raskin masih banyak yang diselewengkan. Penyelewengan ini kami dapati baik dari penyalurannya dengan tidak tepat, hingga pemanfaatan raskin tersebut,” ujar ujar Ketua Satker TKSK Kota Pematangsiantar, Armasyah Nasution di Ruang Data Pemerintah Kota Pematangsiantar, seperti diberitakan Tribun Medan, Jumat (13/5/2016).

Dikatakannya, pihaknya kerap mendapati raskin diperjual-belikan untuk pakan ternak.

“Raskin yang kami temui ada yang diperjualbelikan kembali oleh oknum-oknum, dan ada juga yang dijadikan menjadi makanan ternak,” sebutnya.

Menurutnya masih banyak penjabat kepemerintahan seperti lurah yang memanfaatkan raskin untuk memperkaya diri.

“Penyelewangan ini sering kali dilakukan oleh lurah-lurah di Kota Pematangsiantar. Mereka memperjualbelikannya. Bahkan saat hendak memberikannya kepada masyarakat miskin, lurah menaikkan harga dari raskin tersebut, padahal itu tidak bisa,” pungkasnya.

Advertisement