PALEMBANG – Kebakaran hutan, lahan gambut dan kekeringan di Sumatera Selatan dikhawatirkan dapat mengakibatkan penurunan kualitas air dan udara dan kondisi ini dikhawatirkan membahayakan kesehatan masyarakat, terutama peningkatan kasus diare dan ISPA.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, Letizia mengatakan pada kemarau penyakit yang rentan menyerang masyarakat, khususnya anak-anak pada musim kemarau saat ini adalah batuk, demam, diare, dan Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA).
“Pada usia dini (anak-anak) ketahanan tubuhnya rentan dengan kemasukan virus,” ujarnya, Jumat (5/10/2018). Untuk mengantisipasi dampak tersebut, pihaknya melakukan antisipasi. Antara lain, meningkatkan upaya pencegahan melalui perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)
Untuk daerah endemis diare, lanjut dia, hendaknya didistribusikan penjernih air cepat seperti tawas dan kaporit. Selain itu, menyediakan sarana pembuangan air limbah dan membuang sampah pada tempatnya.
“Tak lupa kami lakukan pemantauan kasus harian dan mingguan di Puskesmas dan Rumah Sakit serta penyediaan logistik dan obat-obatan yang cukup,” tegasnya, dilansir Antara.




