Serukan Reformasi di Dewan Keamanan PBB. Erdogan Sebut Era Lima Anggota Tetap Sudah Berakhir

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan/ Foto: ABC.net

ISTANBUL – Presiden Turki  menyerukan reformasi sebenar-benarnya di  Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang menurutnya harus memiliki perwakilan dari negara-negara di semua benua dunia.

Recep Tayyip Erdogan mengatakan,  “Kita perlu mencapai Dewan Keamanan PBB dengan partisipasi dari tujuh benua.”

Presiden Turki telah lama menganjurkan reformasi struktur Dewan Keamanan, menggunakan motto “Dunia lebih besar dari lima.”

“Era lima anggota tetap [di DK PBB] sudah berakhir,” katanya, dengan alasan bahwa pengaturan saat ini berasal dari “keadaan Perang Dunia II.”

Tapi, dia berkata,  “Kami tidak hidup dalam kondisi yang sama. Sudah waktunya untuk membuat transisi baru dan perubahan baru di PBB.”

“PBB membutuhkan reformasi serius,” tambahnya, dikutip Anadolu.

Anggota tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa terdiri dari Amerika Serikat, Britania Raya, Tiongkok, Perancis dan Rusia. Pada saat didirikannya Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), kelima negara ini merupakan kekuatan utama Blok Sekutu yang memenangkan Perang Dunia II.

Kelima negara ini memiliki kursi tetap di Dewan Keamanan PBB dan masing-masing memiliki hak veto, yaitu hak untuk membatalkan keputusan atau resolusi di Dewan Keamanan, sekalipun disetujui oleh semua anggota lainnya.

Namun anggota tetap dinilai tidak mampu meredam konflik, bahkan memicu konflik, misalnya AS yang cenderung pro Israel dibanding Palestina dalam konflik perebutan Ibukota Yerusalem.

 

 

Advertisement