PALU – Dompet Dhuafa bergerak cepat untuk memulai pembangunan 138 Rumtara (Rumah Sementara) di atas lahan seluas 3 hektar, di Desa Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.
Diharapkan dalam waktu dekat, korban bencana tsunami, gempa, dan likuifaksi dapat menempati rumtara yang memiliki luas 4×5 Meter dengan tinggi 4,5 Meter tersebut.
“Pada tahapan kali ini, Dompet Dhuafa menerapkan pola pemberdayaan masyarakat. Pembangunan-pembangunan dilakukan dengan menggandeng masyarakat, yang berada dalam kendali pengawasan ahli dari sub Unit Dompet Dhuafa Konstruksi,” terang Benny, General Manager DLTD (Direktorat Layanan Tanggap Darurat) Dompet Dhuafa.
Sementara Adi, selaku Koordinator Respon Dompet Dhuafa untuk Area Sigi menambahkan, Ddompet Dhuafa akan terus menambah jumlah pembangunan rumtara sesuai hasil assesment di lapangan.
“Pada tahapan kali ini, yang digarap Dompet Dhuafa tak hanya Rumtara saja. Tetapi juga upaya pembangunan mushala, fsilitas Mandi Cuci Kakus (MCK), sumber air, dan ruang publik yang akan digunakan sebagai pos layanan kesehatan dan psikososial. Semoga pembangunannya lekas selesai dan dapat dimanfaatkan. Tentunya percepatan pembangunan tersebut juga beriring dengan donasi-donasi masyarakat yang mengalir melalui Dompoet Dhuafa,” jelas Adi.




