Dorong Stop BABS, LKC Dompet Dhuafa Perkuat Kapasitas Kader di Tasikmalaya

JAKARTA, KBKNEWS.id – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Jawa Barat memperkuat kapasitas kader sanitasi melalui Program Kampung Sehati (Sehat Sanitasi) di Kelurahan Setiawargi, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya.

Pelatihan digelar di Aula Kelurahan Setiawargi, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan ini diikuti perwakilan Ketua RW dan Satgas Open Defecation Free (ODF) se-Kelurahan Setiawargi. Para peserta mendapatkan pengetahuan dan keterampilan untuk mendampingi masyarakat menerapkan sanitasi aman serta mendorong perilaku Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS).

Materi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Pilar 1 disampaikan Anis Rosidah dari bidang Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya. Peserta mendapat pemahaman tentang penggunaan jamban sehat, dampak BABS terhadap kesehatan, serta peran masyarakat dalam menjaga sanitasi lingkungan.

Sementara itu, Penanggung Jawab Kesehatan Lingkungan Puskesmas Tamansari, Budiyoso Rostan, memberikan materi komunikasi efektif. Kader dibekali kemampuan menyampaikan pesan kesehatan, menggali persoalan sanitasi, dan membangun komunikasi untuk mendorong perubahan perilaku warga.

Kepala LKC Dompet Dhuafa Jawa Barat, Filly Muharani, mengatakan penguatan kader penting untuk menjaga keberlanjutan program sanitasi berbasis masyarakat.

“Perubahan perilaku sanitasi tidak hanya membutuhkan pembangunan sarana, tetapi juga membutuhkan pengetahuan, kepedulian, komunikasi, dan kemauan masyarakat untuk bergerak bersama. Melalui penguatan kader, diharapkan masyarakat dapat semakin mandiri dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari praktik buang air besar sembarangan,” ungkap Filly.

Melalui pelatihan ini, LKC Dompet Dhuafa berharap kader semakin siap menjadi penggerak dan pendamping masyarakat menuju lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here