SOLO – Pasangan suami istri Tri Gunadi dan Suci Tri Winarsih, warga Kampung Mojo, RT 003/RW 023, Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo harus rela menjual rumah karena dua anaknya menderita lumpuh layu.
Heni Widayati, kakak Suci Tri Winarsih bercerita adiknya itu sudah delapan bulan terakhir ini harus bolak balik ke RS memeriksakan anak pertamanya, Ronandi Paradea Wahyunanta (14) yang mengalami lumpuh layu.
“Kasihan, enam bulan ini sudah operasi tiga atau empat kali gitu,” kata Heni, Selasa (10/10/2017).
Ronan sejak bayi mengalami lumpuh. Meskipun dia sempat mengenyam pendidikan sampai lulus SD, tiga tahun terakhir fisiknya tak kuat lagi.
Menurut Tri, dalam kurun waktu enam hingga delapan bulan terakhir Ronan harus operasi tiga kali karena ada pembengkakan di usus besar akibat tidak bisa buang air besar, tumor pada usus, hingga usus buntu.
Derita orangtua tersebut tak sampai disitu. Tri juga harus bolak-balik ke rumah orang tuanya di Laban, Mojolaban, Sukoharjo, karena disana ada Rafli Bima Ananta (6) adik Ronan, juga mengalami sakit yang sama.
Sejak bayi Rafli tidak bisa berjalan. Namun, kondisi Rafli masih jauh lebih baik. “Ini adiknya masih mending badannya berisi, tapi kondisinya lumpuh. Kalau Ronan tinggal tulang dan kulit,” ujar dia.
Tri menceritakan saat Ronan masih berusia satu tahun, Ronan tumbuh seperti bayi pada umumnya. Dia bisa ditatih untuk belajar berjalan. Namun pada usia itu Ronan pernah terjatuh sehingga kemampuannya berjalan tak bisa berkembang.
“Sampai usia sembilan tahun masih bisa merayap. Setelah itu sudah tidak bisa apa-apa lagi.” ujarnya, dilansir Solopos.
Tri hanya bisa pasrah dengan kondisi kedua anaknya. Dia sudah berusaha mengobati kedua anaknya tapi tidak ada hasil signifikan.
Tri Gunadi dan Kasih sudah berusaha habis-habisan untuk menyembuhkan Ronan. Sebelum menjadi peserta Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS), mereka mati-matian mencari uang untuk biaya pengobatan. Dua rumah masing-masing milik Suci dan ayahnya terpaksa dijual.
Tri tidak punya keinginan muluk-muluk terkait masa depan kedua anaknya. Biarpun sesekali Ronan menyampaikan cita-citanya untuk bisa memiliki alat permainan Playstation hingga seri 7, namun Tri hanya berkeinginan Ronan kembali sehat begitu juga Rafli.





