BENGKULU – Banjir bandang menerjang Desa Manau Sembilan II, Kecamatan Padang Guci Hulu, Kabupaten Kaur, Bengkulu pada Minggu (19/1/2020) sekitar pukul 15.00 WIB
Bencana tersebut telah mengakibatkan robohnya jembatan gantung karena kondisi yang sudah rapuh.
Laporan dari Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Bengkulu, Dede Tri Nopran, empat warga tewas yang sedang melintasi jembatan tersebut, dan enam lainnya masih hilang dan dalam pencarian tim SAR.
Hingga berita diturunkan, Tim DD Bengkulu sedang berkordinasi dengan Basarnas dan BPBD Bengkulu. Rencana Respon Sementara adalah pemberian santunan kepada korban yang meninggal.





