From Pawitandirogo with Love

Ketua Pawitandirogo, Parni Hadi saat memberikan sambutan

JAKARTA (KBK) – Ribuan warga Pacitan, Ngawi, Magetan, Madiun, Ponorogo (Pawitandirogo) di perantauan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) merayakan halal bi halal di anjungan Jawa Timur, Taman Mini Indonesia Indah (TMII),  Ahad (9/7/2017).

Acara  yang bertajuk “Temu Kangen Sedulur Pawitandirogo” ini, dimeriahkan dengan  penampilan seni dari daerah yang dibawakan duta seni masing-masing.

Ketua Umum Paguyuban Pawitandirogo, Parni Hadi  dengan semangat menekankan bahwa kehadiran paguyuban Pawitandirogo itu bertujuan mulia.

“Kita bukan hanya sekedar berkumpul. Akan tetapi kita membangun sebuah kerukunan dan jejaring yang dapat disinergikan untuk kepentingan masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Parni Hadi.

Ditambahkan Parni Hadi, yang punya harta di paguyuban ini dipersilahkan menyumbangkan hartanya,  yang punya pangkat silahkan menggunakan pengaruhnya  demi kepentingan kemanusiaan.

Parni Hadi yang juga pendiri dan pembina lembaga kemanusiaan Dompet Dhuafa, ini memaparkan, di bidang kemanusiaan Dompet Dhuafa telah turun membantu korban longsor di Ponorogo.  Hal ini merupakan bukti konkret Dompet Dhuafa turut membantu masyarakat.

“Sejak tiga bulan penggalangan dana, sudah terkumpul uang sekitar Rp 831 juta untuk membantu korban longsor Ponorogo. Bukti konkret, yang menyumbang membantu orang yang sedang tertimpa bencana ini, baru disebut mengamalkan Pancasila. Pancasila, itu tidak hanya sekadar kata-kata ‘saya Pancasila’ saja, tetapi harus diterapkan dan dibuktikan,” ujarnya.

Untuk itu Parni mengajak seluruh keluarga besar Pawitandirogo untuk saling kenal dan saling membantu.

Parni yang asli dari Madiun ini juga menyarankan, agar keluarga besar Pawitandirogo membuat jejaring sosial antar sesama, dan tentunya Dompet Dhuafa siap untuk membantu menguatkan  jejaring itu untuk tujuan kemanusiaan.

Menurut Parni, saat ini tak sedikit halal bi halal yang hanya basa basi. Namun hari ini berbeda, acara halal bi halal  Pawitandirogo dilaksanakan penuh cinta dan hati.

“Kita membangun cinta kemanusiaan, menolong sesama. From Pawitandirogo with Love,” teriak Parni yang diikuti ucapan ‘yes’ dari para hadirin.

Acara ini terselenggara atas kerjasama Pawitandirogo, Pemerintah Propinsi Jawa Timur dan Pemeritah Daerah Pacitan.

Advertisement